Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Kajian » Fiqh Wanita » Tak Perlu Bingung, Begini Cara Hitung Zakat Harta Anda

Tak Perlu Bingung, Begini Cara Hitung Zakat Harta Anda

(671 Views) May 1, 2016 5:24 pm | Published by | Comments Off on Tak Perlu Bingung, Begini Cara Hitung Zakat Harta Anda
zakat

sumber: Mccchicago

Zakat termasuk dalam rukun Islam, oleh karena itu hukumnya wajib untuk dilakukan. Selama ini mungkin sebagian dari kita baru mengenal zakat fitrah yang dibayarkan ketika mendekati hari raya Idul Fitri. Namun tahukah Anda ternyata ada zakat lainnya yang wajib untuk ditunaikan, yaitu zakat maal atau zakat harta.

Lantas harta apa saja yang perlu dibayarkan zakatnya, dan bagaimana perhitungannya? Kami akan memberikan panduan bagi Anda  untuk mengidentifikasi jenis harta dan bagaimana cara menghitungnya untuk memudahkan Anda.

Ada syarat-syarat kekayaan yang wajib dizakati, yaitu:

  1. Milik sepenuhnya: Harta tersebut milik sepenuhnya seorang muslim dan cara memperolehnya pun sesuai menurut syariat Islam.
  1. Berkembang: Harta tersebut dapat bertambah atau berkembang bila diusahakan.
  1. Cukup nishab: Harta tersebut telah mencapai jumlah tertentu. Kebanyakan zakat maal mensyaratkan nishab sebanyak 85 gram emas.
  1. Lebih dari kebutuhan pokok: Kebutuhan pokok adalah kebutuhan minimal seseorang dan keluarganya untuk kelangsungan hidup, misalnya makanan, pakaian, rumah, pendidikan dan sebagainya.
  1. Bebas dari hutang: Bila seseorang mempunyai hutang sehingga mengurangi nishab (yang harus dibayar pada waktu yang sama), maka harta tersebut tak kena zakat.
  1. Cukup haul: Pemilikan harta tersebut sudah mencapai satu tahun, utamanya untuk hewan ternak, harta simpanan, dan perniagaan. Sementara untuk hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tak harus menunggu satu tahun. Zakat dibayarkan saat panen atau saat barang ditemukan.

Jenis-jenis zakat Maal

  1. Zakat Emas dan Perhiasan

Batas minimal emas yang telah wajib dizakatkan (nishab) adalah 2 mitsqal (85 gram) dan besar zakat 2,5% dihitung setelah satu tahun (haul). Sedangkan perhiasan selain emas, maka dikonversikan/ dinisbatkan nilainya dengan 85 gram emas.

  1. Zakat Simpanan

Apabila seseorang mempunyai simpanan dalam bentuk uang yang telah berusia satu tahun dan telah mencapai nilai 85 gram emas, maka ia wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5%.

  1. Zakat Perdagangan

Hadits Rasulullah SAW dari Samrah bin Jundab:

“Rasulullah SAW telah memerintahkan kami agar mengeluarkan zakat harta dari segala yang kami maksudkan untuk dijual”.

Harta perdagangan yang wajib dizakatkan meliputi barang dagangan ditambah uang kontan dan piutang yang masih mungkin kembali. Besar zakatnya 2,5%, dikeluarkan setelah dikurangi hutang, telah mencapai nishab (85 gram emas) dan telah berusia satu tahun (haul).

  1. Zakat Pertanian

Nishab hasil pertanian dan buah-buahan wajib dizakatkan adalah senilai dengan 5 wasaq atau + 653 kg gabah atau + 520 kg, zakatnya dikeluarkan pada saat panen. Besarnya zakat tergantung pada cara pengairannya:

  1. Jika pertanian diairi dengan air hujan/ air sungai, maka zakatnya 10% tiap satu nishab.
  2. Jika pertanian diairi sendiri (ada biaya pengairan), maka zakatnya 5% tiap satu nishab.
  3. Zakat Hewan Ternak : Unta, Sapi/ Kerbau, Kambing

Nishab dan zakat Unta sesuai dengan ijma’ ulama, ialah:

1 sampai 9 ekor unta, zakatnya 1 ekor kambing

10 sampai 14 ekor unta, zakatnya 2 ekor kambing

15 sampai 19 ekor unta, zakatnya 3 ekor kambing

20 sampai 24 ekor unta, zakatnya 4 ekor kambing dan seterusnya.

Nishab dan zakat Sapi/ Kerbau sesuai pendapat masyur madzhab empat, ialah:

30 sampai 39 ekor Sapi/ Kerbau, zakatnya 1 ekor anak sapi jantan/ betina usia 1 tahun.

40 sampai 59 ekor Sapi/ Kerbau, zakatnya 2 ekor anak sapi betina usia 2 tahun.

60 sampai 69 ekor Sapi/ Kerbau, zakatnya 2 ekor anak sapi jantan.

70 sampai 79 ekor Sapi/ Kerbau, zakatnya 2 ekor anak sapi betina usia 2 tahun ditambah satu ekor anak sapi jantan usia 1 tahun, dan seterusnya.

Nishab dan zakat Kambing/Domba sesuai hadits riwayat Anas r.a. dan ijma’ ulama, ialah:

40 sampai 120 ekor, zakatnya 1 ekor kambing

121 sampai 200 ekor, zakatnya 2 ekor kambing

201 sampai 399 ekor, zakatnya 3 ekor kambing

400 sampai 499 ekor, zakatnya 4 ekor kambing

500 sampai 599 ekor, zakatnya 5 ekor kambing

Demikian setiap 100 ekor zakatnya ditambah seekor kambing

  1. Zakat Penghasilan
  • Yang dimaksud penghasilan dalam hal ini berupa penghasilan tetap (gaji, upah), komisi, dan hadiah.

1. Penghasilan tetap

Nishab zakat penghasilan tetap, profesi, gaji, upah dan sejenisnya dihitung seperti nishab tanaman(520 kg beras). Besar zakat 2,5% langsung dikeluarkan tanpa mensyaratkan haul (setelah setahun).

2. Komisi

Dari komisi perhitungan persentase keuntungan perusahaan kepada pegawai, maka harus dikeluarkan zakatnya 10%, seperti zakat tanaman dan dikeluarkan tiap kali memperoleh komisi.

Dari hasil profesi seperti sebagai makelar atau broker, maka digolongkan sebagai zakat profesi dengan segala ketentuannya.

3. Hadiah

  • Sumber hadiah tidak diduga-duga sebelumnya, zakatnya 20% seperti barang temuan(rikaz).

“Zakat rikaz adalah seperlimanya (20%)”(H.R. Bukhari Muslim).

  • Sumber hadiah sudah diduga dan diharapkan, maka zakatnya 2,5%.

Semoga panduan dari kami dapat bermanfaat bagi Anda dalam menunaikan kewajiban berzakat.

Sumber: Ummi Online

Categorised in: , ,

Comment Closed: Tak Perlu Bingung, Begini Cara Hitung Zakat Harta Anda

Sorry, comment are closed for this post.