Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Kisah » Renungan » Sulit Berbagi, Ini Cara Mengobati Penyakit “Pelit”

Sulit Berbagi, Ini Cara Mengobati Penyakit “Pelit”

(799 Views) September 5, 2015 1:05 pm | Published by | Comments Off on Sulit Berbagi, Ini Cara Mengobati Penyakit “Pelit”

Tentu tidak banyak dari kita yang berani mengakui dirinya bahwa ia pelit. Namun, sadar atau tidak, ada banyak orang yang bersifat pelit. Entah itu mengenai harta, pelit berbagi ilmu, dan berbagai bentuk pelit-pelit yang lainnya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya,

Dari Jabir r.a berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: “jagalah dirimu dari aniaya, karena aniaya itu merupakan kegelapan di hari kiamat, dan jagalah kamu dari sifat kikir, karena sifat kikir membinasakan umat-umat sebelum kamu dan mendorong mereka mengadakan pertumpahan darah dan menghalalkan semua yang diharamkan.” Hadits riwayat Muslim.

Jika kita ingin dianggap sebagai orang yang bertakwa dan cinta kepada Allah beserta Rasulnya, maka sudah pasti sifat pelit, bakhil, atau sebutan yang lainnya harus segera dihilangkan.

Bahkan, Allah mempertegasnya di dalam Al-Qur’an, apabila seseorang ingin dianggap sebagai orang yang bertaqwa, maka ia harus menyisihkan sebagian dari hartanya.

ذٰ لِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَۛۚۖ فِيْهِۛۚ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ

“Kitab (al quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”

[QS. Al-baqarah: Ayat 2]

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۙ

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka.”

[QS. Al-baqarah: Ayat 3]

Jadi, agar kita tergolong menjadi orang yang bertaqwa, setidaknya harus mengeluarkan zakat, memberi keluarga nafkah dan bersedekah atau berinfaq di jalan Allah.
Bersedekah

Obat pelit salah satunya adalah rajin bersedekah. Semakin rajin anda bersedekah, maka semakin ringan tangan anda untuk mengeluarkan sebagian dari harta.

Tidak perlu banyak banyak, untuk berlatih anda bisa mengeluarkan Rp. 500 atau Rp. 1000 setiap hari atau setiap anda bertemu orang yang membutuhkan, misalnya pengemis atau pengamen, atau peminta-minta.

Namun jika pemerintah atau ulil amri di tempat anda memerintahkan untuk tidak memberikan uang kepada pengemis maka anda harus menaati pemerintah.

Cara lain, mungkin pada saat berbelanja, jika ada kembalian Rp. 200 atau Rp. 500 ikhlaskan saja untuk penjualnya atau untuk disumbangkan bagi mereka yang membutuhkan.

Berbagi juga tidak harus kepada pengemis. Anda bisa membeli sesuatu yang bermanfaat misalnya Al-Qur’an untuk di wakafkan di madrasah-madrasah, di masjid atau di mushola. Tentunya, cara-cara tersebut adalah cara-cara yang baik dan bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit pelit.

Karena, orang pelit sudah mendapat ancaman dari Allah di Surah Ali-’Imran ayat 180.

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَاۤ اٰتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ هُوَ خَيْـرًا لَّهُمْ‌ؕ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ‌ؕ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهٖ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ‌ؕ وَ لِلّٰهِ مِيْرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ‌ؕ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

[QS. Ali ‘Imran: Ayat 180]

Semoga bermanfaat. Wallahua’lam.

Comment Closed: Sulit Berbagi, Ini Cara Mengobati Penyakit “Pelit”

Sorry, comment are closed for this post.