Menu Click to open Menus
Home » Kisah » Renungan » Sudahkah Hijabmu Syar’i?

Sudahkah Hijabmu Syar’i?

(875 Views) October 11, 2015 7:41 pm | Published by | Comments Off on Sudahkah Hijabmu Syar’i?

Tips Memilih Busana Syar’i – Fungsi busana menurut Islam adalah sesuatu yang dipakai agar dapat menutup aurat. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali permukaan telapak tangan dan wajah.

Di tempat-tempat umum sering kita saksikan wanita berkerudung tetapi masih menampakkan beberapa anggota badannya, entah karena kainnya kurang atau merasa gerah. Memakai gamis dan kerudung tetapi dadanya masih terlihat menyembul keluar karena tidak ditutup dengan kerudung secara benar. Mengenakan baju lengkap dengan kerudung tetapi busananya sangat ketat sehingga dapat terlihat bentuk tubuhnya.

Ada ungkapan jika bermain air basah dan bermain api hangus. Ibarat kita masuk dalam sungai, daripada yang basah hanya tangan serta sebagian kaki lebih baik kita menceburkan diri sekalian, menjadi penganut islam yang kafah. Telah turun perintah untuk menutup aurat wanita secara benar, maka bagi muslimah yang benar-benar taat tentu saja akan dengan rela dan ikhlas akan mematuhi perintah tersebut. Jika kita telah memakai kerudung maka sekalian kita ulurkan sampai menutup dada dan memakai pakaian yang benar-benar menutup aurat dan tidak menampakkannya.

Kriteria busana muslimah menurut syariat adalah:

  • Tips Memilih Busana yang Syar’i wajib lebar dan menutup seluruh tubuhnya dari pandangan lelaki yang bukan mahramnya. Dan dilarang membuka untuk lelaki mahramnya kecuali bagian yang menurut kebiasaan yang benar boleh dibuka yaitu muka, kedua telapak tangan dan kedua kaki bagian bawah.
  • Hendaknya busana yang syar’i menutup apa yang ada di baliknya. Jangan tipis menerawang sehingga warna kulit dapat terlihat di balik busana itu.
  • Hendaknya busana tidak boleh ketat sehingga membentuk bagian-bagian tubuh.

Di dalam shahih muslim tertera sebuah hadist dari Rasulullah:

“dua jenis manusia penghuni neraka tidak aku penah lihat: (Pertama), oranhg-orang yang memiliki cemeti bagaikan ekor sapi, yang senantiasa mereka gunakan untuk mencambuk orang. (Kedua), para wanita yang berbusana namun telanjang, lagi menyimpang dari norma agama dan kesusilaan dan sekaligus mengajak wanita lain meniru dirinya. Dandanan rambut kepala mereka bagaikan punuk onta bergerak-gerak ke kanan dan kiri. Mereka tiak masuk surga dan tidak dapat pula mencium aroma wewangiannya. Sesungghunya aroma wanginya tercium dari jarak sekian-sekian.”

Dari sabda Rasulullah di atas dapat ditafsirkan bahwa wanita mengenakan busana yang tidak menutup auratnya. Wanita itu memang berbuana, namun pada hakikatnya ia tidak berbusana. Seperti halnya wanita yang mengenakan busana tipis yang dapat menggambarkan kulitnya, atau busana ketat yang dapat menampakkan lekuk-lekuk tubuh, pinggul, lengan dan bagain tubuh lainnnya. Busana wanita semestinya adalah yang dapat menutup dirinya, tidak menampakkan tubuh maupun bentuk bagian-bagiannya. Busana syar’i itu harus tebal dan lebar.

Sebagai muslimah yang taat seharusnya kita mematuhi perintah sudah ditetapkan. “Kami mendengar dan kami mentaatinya”.

Comment Closed: Sudahkah Hijabmu Syar’i?

Sorry, comment are closed for this post.