Menu Click to open Menus
Home » Kajian » Stop Galau Dengan Cara Ini

Stop Galau Dengan Cara Ini

(837 Views) November 19, 2015 3:43 pm | Published by | Comments Off on Stop Galau Dengan Cara Ini

Sumber: 123rf

Permasalahan hidup akan kerap terjadi selama kita masih hidup di dunia. Tak jarang permasalahan ini membuat hati kita sesak, cemas, bimbang, bingung, dan segala ketidaknyamanan lainnya. Setiap orang tentunya punya cara untuk menenangkan hati yang kalut. Namun sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk melakukan kelima amalan ini untuk menenangkan hati.

1. Sabar

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk bersabar ketika menghadapi semua cobaan. Sesungguhnya inti dari cobaan yang diberikan adalah ujian kesabaran. Jika kita mampu bersabar derajat kita akan naik. Bersabar memang tidak mudah, namun disitulah letak kemuliaannya. Jika hati sedang cemas, galau, bingung atau tertekan, ingatlah untuk senantiasa bersabar.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah 153).

2. Adukanlah semua itu kepada Allah

Sebagai makhluk sosial, kita memang butuh orang lain untuk berbagi, entah kepada keluarga, sahabat, teman atau siapa pun orang terdekat. Kita kerap mengadukan permasalahan kita kepada mereka dan seketika merasa tenang. Kalau dengan manusia saja kita sudah begitu tenang, apalagi kalau kita adukan semua masalah kita ke Allah. Karena Dia-lah yang memberikan ujian kepada kita, tentu Allah pula lah yang tahu solusinya. Allah sudah mengingatkan hamba-Nya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami meminta pertolongan”(QS. Al Fatihah 5).

Ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka akan meringankan beban berat yang kita derita.

3. Berpikir Positif

Dalam keadaan tertekan, berpikir positif memanglah tidak mudah. Namun berpikir positif tetaplah penting untuk dilakukan. Pikiran yang positif akan mengarahkan kita untuk bertindak positif, menjaga kesehatan jiwa dan raga kita. Berpikir positif dengan yakin Allah tidak mungkin meninggalkan kita sendirian dalam kesukaran akan membuat hati kita lebih tenang. Ini sejalan dengan firman Allah swt dalam ayat berikut;

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6).

4. Dzikrullah (Mengingat Allah)

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram” (Qs Ar-Ra’du 28).

Inilah janji Allah langsung, bagi siapa saja yang mengingatnya, maka di dalam hatinya menjadi tentram. Mengingat Allah kita lakukan denga berdzikir. Dzikir yang dimaksud disini tidak hanya sekedar ucapan lisan, namun juga melibatkan hati dan perbuatan.

5.Sholat

Sebagai muslim, sholat merupakan ibadah utama. Bahkan sholat disebut sebagai tiang agama. Jika bagus sholat seseorang maka baguslah ibadah lainnya. Sholat tak hanya kewajiban, namun juga kebutuhan. Di sinilah saatnya kita berkomunikasi dengan Allah. Di dalam sholat juga terdapat bacaan ayat Al Quran dan dzikir sehingga tidak hanya berkomunikasi, namun kita juga senantiasa berdoa dalam sholat kita.

Allah berfirman :

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS.Az Zumar : 23)

Sumber: Akhwat Muslimah

Comment Closed: Stop Galau Dengan Cara Ini

Sorry, comment are closed for this post.