Menu Click to open Menus
Home » Kajian » Ramalan Jodoh Menurut Hukum Islam

Ramalan Jodoh Menurut Hukum Islam

(75 Views) June 27, 2017 7:17 am | Published by | Comments Off on Ramalan Jodoh Menurut Hukum Islam

Islam adalah agama yang selalu mengajarkan hal-hal baik kepada manusia dan selalu memberikan solusi dalam penyelesaian suatu masalah, termasuk masalah jodoh. Jodoh merupakan rahasia Allah yang selalu membuat manusia penasaran karena tak seorangpun yang diberikan pengetahuan tentang siapa orang yang akan menjadi jodohnya. Suatu kebiasaan didalam masyarakat yang sampai saat ini belum memudar adalah kepercayaan tentang ramalan nasib dan ramalan jodoh. Mempercayai ramalan jodoh menurut Islam hukumnya haram dan perkara haram akan menyebabkan pelakunya mendapatkan dosa.

Adapun yang menjadi dasar hukum keharaman ramalan jodoh menurut hukum Islam adalah firman Allah dalam surat an-Naml ayat 65 yang artinya: “katakanlah, tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”. Didalam surat Al-Jin juga dijelaskan bahwa Allah lah yang mengetahui yang ghaib dan Dia tidak akan memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada rasul yang di ridhaiNya. Didalam hadist juga terdapat larangan tentang mempercayai ramalan yang dapat ditemukan dalam kitab-kitab hadis seperti sahih muslim, sunan abu dawud, sunan turmudzi, sunan ibnu majah dan lain sebagainya.

Ramalan jodoh menurut Islam ini harus diperhatikan betul oleh kita sebagai ummat Islam agar kita tidak tergolong kedalam golongan orang-orang yang syirik. Ramalan yang dilakukan oleh seseorang menggunakan perhitungan tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pegangan karena ramalan atau zodiak merupakan ilmu rekaan yang tidak boleh kita yakini sebagai sesuatu yang benar. Haramnya Hukum ramalan jodoh menurut Islam sudah banyak dijelaskan dalam al-qur’an maupun hadis. Oleh karena itu, jangan sampai kita mendatangi seorang peramal dan yang harus kita lakukan adalah selalu percaya bahwa Allah sudah mempersiapkan jodoh terbaik untuk kita.

Persoalan yang berkaitan dengan jodoh itu adalah urusan Allah. Kita sebagai hamba Allah yang taat pada ajaran agama tidak boleh mendatangi peramal apalagi meyakini ataupun mempercayai hasil ramalannya tentang jodoh. Bahkan jika kita mendatangi seorang peramal dan menanyakan kepadanya tentang suatu ramalan, maka shalat kita tidak akan diterima selama empat puluh malam. Hal tersebut sudah dijelaskan dalam hadis nabi yang diriwayatkan oleh muslim.

Ramalan tentang jodoh menurut hukum Islam sudah sangat jelas keharamannya, sehingga harus ditinggalkan oleh semua ummat nabi muhammad yang masih mempercayainya karena mempercayai ramalan jodoh dapat menyebabkan seseorang menjadi syirik. Sebagai agama yang rahmatan lil alamin, Islam tidak ingin menyesatkan ummat dan bahkan Islam sendiri selalu mengajarkan ummat untuk berfikir positif terkait jodohnya. Adapun ramalan jodoh menurut Islamitu dihukumi haram tentunya demi kemaslahatan ummat semata.

Ramalan jodoh menurut Islam adalah persoalan yang tidak boleh diyakini kebenarannya karena dapat menjadikan pelakunya menjadi syirik.

Comment Closed: Ramalan Jodoh Menurut Hukum Islam

Sorry, comment are closed for this post.