Menu Click to open Menus
Home » Keluarga » Pernikahan » Persiapan Pernikahan Apa Saja?

Persiapan Pernikahan Apa Saja?

(2109 Views) February 21, 2014 3:06 am | Published by | No comment

Dalam sebuah seminar muslimah di Auditorium Abdul kahar Mudzakkir UII, saya diberi kehormatan mendampingi Ustadzah Herlini Amran, MA. Dalam kesempatan itu beliau memberikan paparan tentang persiapan pernikahan. Beliau menyampaikan tujuh item, yang saya rasa bisa dirangkum menjadi lima hal saja. Nah, persiapan pernikahan adalah;

Persiapan Pernikahan Apa Saja

1. Persiapan Ruhiyah (Spiritual)
Ini meliputi kesiapan kita untuk mengubah sikap mental menjadi lebih bertanggung jawab, sedia berbagi, meluntur ego, dan berlapang dada. Ada penekanan juga untuk siap menggunakan dua hal dalam hidup yang nyata, yakni sabar dan syukur. Ada kesiapan untuk tuntud dan menerima setiap ketentuan Allah yang mengatur hidup kita seutuhnya, lebih-lebih dalam rumahtangga.

2. Persiapan ‘Ilmiyah-Fikriyah (Ilmu-Intelektual)
Bersiaplah menata rumahtangga dengan pengetahuan, ilmu, dan pemahaman. Ada ilmu tentang Ad Diin. Ada ilmu tentang berkomunikasi yang ma’ruf kepada pasangan. Ada ilmu untuk menjadi orang tua yang baik (parenting). Ada ilmu tentang penataan ekonomi keluarga. Dan banyak ilmu yang lain.

3. Persiapan Jasadiyah (Fisk)
Jika memiliki penyakit-penyakit, apalagi berkait dengan kesehatan reproduksi, harus segera diikhtiarkan penyembuhannya. Keputuhan pada akhwat/wanita misalnya. Atau gondongan (parotitis) pada ikhwan. karena virus yang menyerang kelenjar parotid ini, jika tak segera diblok, bisa menyerang testis. Panu juga harus disembuhkan, he he. Perhatikan kebersihan. Yang lain, perhatikan makanan. Pokoknya harus halal, thoyyib, dan teratur. Hapus kebiasaan jajan sembarangan. Tentang pakaian juga, apalagi pada bagian yang paling pribadi. Kebiasaan memakai dalaman yang terlalu ketat misalnya berefek sangat buruk bagi kualitas sperma. Nah.

4. Persiapan Maaliyah (Material)
Kalau ini tuntutannya adalah berpenghasilan, bukan bekerja. Minimal ada komitmen ke arah itu dan mampu memberi mahar. Lalu disempurnakan dengan kecerdasan finansial, menangkap peluang, mengelola sumberdaya, dan menata anggaran.

5. Persiapan Ijtima’iyyah (Sosial)
Artinya, siap untuk bermasyarakat, faham bagaimana bertetangga, mengerti bagaimana bersosialisasi dan mengambil peran di tengah masyarakat. Juga tak kalah penting, memiliki visi dan misi da’wah di lingkungannya.

Nah, ini semua adalah persiapan. Artinya sesuatu yang kita kerjakan dalam proses yang tak berhenti. Seberapa banyak dari persiapan di atas yang harus dicapai sebelum menikah? Ukurannya menjadi sangat relatif. Karena, bahkan proses persiapan hakikatnya adalah juga proses perbaikan diri yang kita lakukan sepanjang waktu. Setelah menikah pun kita tetap harus mengasah apa-apa yang kita sebut sebagai persiapan menikah itu. Lalu, kapan kita menikah?

Oleh: Ust. Salim A. Fillah

No comment for Persiapan Pernikahan Apa Saja?

Leave a Reply

Your email address will not be published.