Menu Click to open Menus
Home » Kisah » Renungan » Pernahkah Kita Bertanya, “Apa Dosaku?”

Pernahkah Kita Bertanya, “Apa Dosaku?”

(603 Views) September 9, 2015 6:10 pm | Published by | Comments Off on Pernahkah Kita Bertanya, “Apa Dosaku?”

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita tidak lepas dari salah dan dosa. Namun yang menggelikan dan terdengar sedikit congkak adalah kata-kata yang sering diungkapkan oleh beberapa orang seperti, “Ya Allah dosa apa yang pernah kulakukan?” atau “Ya Allah apa salahku hingga engkau memberikan ujian seberat ini..”, dsb.

Sadar atau tidak sadar, manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai manusia yang Agung dan dijamin masuk surga pernah melakukan kesalahan, dan beliau selalu bertobat. Nabi SAW bertaubat tidak kurang dari 70 kali dalam sehari. Lalu bagaimana dengan kita?

Sebenarnya, di dalam kehidupan kita sehari-hari ada banyak dosa-dosa yang kita lakukan baik itu yang kecil, yang besar maupun yang tampak dan yang tidak kita sadari. Contohnya?

  • Syirik

Anak-anak muda dan remaja sering melakukan kesalahan dengan mensekutukan Allah dengan kata-katanya. Coba dengar kata-kata ini, “sayang.. Aku hanya cinta sama kamu, nggak ada yang lain…” hehe.. Keren ya?! Kalau lagi jatuh cinta, anak muda sering lupa diri. Tapi tahukah anda bahwa kata-kata tersebut adalah dosa besar, yang di sisi Allah bahkan menjadi salah satu dosa yang paling sulit diampuni.
Dalam Alquran, Allah berfirman yang artinya:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
[QS. An-Nisa’: Ayat 48]

Bagaimana mungkin kita boleh mencintai anak adam lebih daripada Allah?

  • Teknologi

Selain itu, ternyata juga teknologi membuat banyak diantara kita melakukan dosa setiap hari, bahkan setiap jam. Satu contoh,

Apakah anda punya MP3? Lagu atau lantunan nasyid, atau audio Al-qur’an di Hp, smartphone, atau di laptop?

Saya yakin banyak dari kita yang punya. Apakah lagu-lagu MP3 tersebut anda dapatkan dari membeli? Saya rasa tidak!

Banyak lagu-lagu MP3 tersebut yang anda download dari internet, minta dari teman, dan lain-lain. Sadarkah anda bahwa anda sedang membajak? Mencuri karya sang musisi? Melanggar UU hak cipta?

Di iTune, Apple menjual 1 lagu (mp3) seharga $0.99. Di LangitMusik atau Melon harga 1 mp3 kurang lebih Rp. 10.000 bahkan ada yang kurang dari itu. Atau, jika berlangganan, harganya lebih murah lagi. Tuh, ada yang resmi kan?

Lalu? Mengapa banyak dari kita yang lebih memilih membajak? membajak bisa diartikan sama dengan mencuri. Di dalam agama Islam, mencuri sudah pasti berdosa.

Jika harga sebuah MP3 yang resmi hanya Rp. 5.000 hingga 10.000 rupiah, itu belum seberapa dengan dosa yang kita perbuat karena membajak. Menurut pasal 2 ayat 1 Jo. Pasal 27 ayat 1 UUHC dan pasal 72 ayat 2 UUhc. Denda paling sedikit adalah Rp 1.000.000 dan paling banyak adalah Rp 5.000.000.000. Wow…

Apakah Tuhan tidur? Tidak! Membajak musik, menyimpan MP3 hasil bajakan entah itu di laptop atau di HP sudah pasti adalah bentuk pencurian!
Itu saja? Hehehe.. Masih banyak bentuk pelanggaran lainnya yang menjadi budaya yang sulit dihilangkan dari masyarakat. Contoh lain, pake Windows bajakan di laptop atau PC, pakai Microsoft word bajakan, kaos bola dari klub-klub ternama di Liga Primer Inggris, Liga Spanyol, bagan Liga Italia atau yang lain, tidak sedikit yang dibajak.

Padahal, klub-klub tersebut memiliki hak lisensi untuk setiap produk kaos. Begitu juga dengan boneka-boneka yang dijual tanpa lisensi. Boneka-boneka dengan karakter superhero memiliki hak cipta sehingga tidak boleh dibuat dan dijual sembarangan. Jika anda membelinya, sudah pasti anda pun ikut menyemarakkan pembajakan. Jadi, selalulah waspada.

karena Allah ta’ala berfirman di dalam Alquran surah Al-Maidah ayat 2 yang artinya,

“Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha berat siksa-Nya.”

Jadi, jangan bertanya “apa dosaku?” Apabila hal-hal sepele seperti ini masih menjadi kebiasaan.

Windows 10 genuine (asli) harganya mulai dari Rp. 1.500.000 – 2jt lebih.
Office 2007 Ultimate (Word, Excel, Power Point, Outlook) genuine harganya tidak kurang dari Rp.2.250.000.

Mahal ya? Kalo gag mampu beli software bisa pake alternatif yang lain. Windows ganti pakai Linux ada, Ubuntu, Linux Mint, dll. Alternatif untuk word processor, bisa pake LibreOffice, WPS Office, dll. Gratis, aman, tenang… cari nafkahpun jadi halal.

Tanamkan kejujuran mulai dari diri kita, anak keturunan, dan jangan takut dibilang GAPTEK demi syurga Allah.

Billahi taufik wal hidayah. Wallahu’alam.

Comment Closed: Pernahkah Kita Bertanya, “Apa Dosaku?”

Sorry, comment are closed for this post.