Menu Click to open Menus
Home » Kajian » Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

(72 Views) June 18, 2017 3:35 am | Published by | Comments Off on Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

Kerajaan mataram islam adalah salah satu kerajaan yang ada di indonesia. Kerajaan mataram pada awalnya adalah merupakan kadipaten yang berada dibawah kekuasaan kerajaan pajang. Kadipaten ini kemudian menjadi sebuah kerajaan islam yang didirikan pada tahun 1582 masehi atau pada abad ke 17. Sama seperti kerajaan-kerajaan lain di indonesia, kerajaan mataram memiliki sejarah panjang dan tentu saja memiliki peninggalan sejarah. Dalam artikel ini akan dibahas peninggalan kerajaan mataram islam yang masih dapat dinikmati hingga saat ini. Ada banyak peninggalan kerajaan mataram mulai dari bangunan, seni, tradisi hingga makanan tradisional.

Macam-macam peninggalan kerajaan mataram islam

Kerajaan mataram islam meninggalkan beberapa peninggalan sejarah seperti bangunan namun juga ada kesenian hingga makanan khas. Beberapa diantara peninggalan kerajaan mataram berupa seni dan tradisi adalah sastra ghending, tahun saka, kerajinan perak, kalang obong, kue kipo, dan pertapaan kembang lampir. Sastra gendhing adalah peninggalan berupa seni yang merupakan karya sultan agung. Dalam hal seni, kerajinan perak juga merupakan peninggalan kerajaan mataram. Hal ini dapat dibuktikan dengan kotagede yang terkenal dengan kerajinan peraknya bahkan hingga kemancanegara.

Peninggalan sultan agung yang lain adalah tahun saka. Sultan agung telah mengganti perhitungan tahun hindu yang didasarkan pada perhitungan matahari menjadi tahun islam dengan menggunakan perhitungan bulan. Hal ini dilakukan oleh sultan agung pada tahun 1633. Peninggalan kerajaan mataram islam yang lain adalah adanya upacara tradisional kematian bagi orang-orang kalang. Dalam tradisi ini, upacara dilakukan mirip dengan upacara ngaben di bali hanya saja dalam upacara ini yang dibakar adalah barang-barang peninggalan orang yang meninggal dan bukannya mayatnya.

Selain meninggalkan seni dan tradisi, kerajaan mataram islam juga meninggalkan makanan khas yang hingga saat ini dapat ditemui di kotagede. Makanan ini disebut dengan nama kue kipo. Makanan tradisional ini terbuat dari kelapa, tepung, dan gula merah. Kue kipo dapat dibuat dengan mudah dan bahan yang digunakanpun cukup mudah didapat sehingga tidak heran jika hingga saat ini masih dapat ditemui disekitar kotagede.

Selain seni, tradisi, dan makanan tradisional, peninggalan kerajaan mataram islam juga merupakan suatu bangunan dan benda pusaka. Ada beberapa bangunan dan benda pusaka yang masih dapat dikunjungi. Beberapa diantaranya adalah segara wana dan syuh brata. Segara wana dan syuh brata ini adalah merupakan meriam yang diberikan kepada sultan agung dari J.P. Coen dalam suatu perjanjian. Benda ini berada di depan keraton surakarta. Bangunan dari peninggalan kerajaan mataran islam salah satunya adalah masjid jami pakuncen yang terletak di kabupaten tegal, jawa tengah. Masjid ini didirikan oleh sunan Amangkurat I pada saat penyebaran islam pada masa itu.

peninggalan kerajaan mataram islam ada banyak mulai dari seni, tradisi, bangunan hingga makanan khas. Kesemuanya masih dapat dinimkati hingga saat ini untuk mengenang sejarah kerajaan mataram islam pada masa itu.

Comment Closed: Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

Sorry, comment are closed for this post.