Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Kajian » Fiqh Wanita » Manfaat dan Cara Merawat Rambut Kemaluan Yang Sering Dilupakan

Manfaat dan Cara Merawat Rambut Kemaluan Yang Sering Dilupakan

(866 Views) November 3, 2015 2:11 pm | Published by | Comments Off on Manfaat dan Cara Merawat Rambut Kemaluan Yang Sering Dilupakan

Ciri-ciri fisik seseorang menjadi remaja adalah tumbuhnya rambut di daerah ketiak dan di sekitar kemaluan. Sudah menjadi kebiasaan bahwa rambut ketiak dibersihkan dengan dicukur sedangkan rambut di kemaluan dibiarkan tumbuh tanpa diperdulikan.

Bagi kaum wanita yang setiap bulannya mengalami datang bulan atau haid jika rambut kemaluan tidak dicukur bersih tentunya seringkali darah haid sulit dibersihkan karena menempel di rambut kemaluan. Setelah buang air juga dapat dirasakan sisa yang menempel di rambut kemaluan sulit dibersihkan kecuali dengan memakai banyak air. Jika sisa najis sulit dibersihkan maka dikawatirkan akan membuat ibadah sholat menjadi tidak syah.

Mencukur bulu kemaluan termasuk diantara sunah fitrah yang dianjurkan oleh agama Islam. Diriwayatkan oleh Bukhori Muslim dari Ibn Umar r.a sesungguhnya Rasulullahu s.a.w bersabda:”diantara fitrah adalah mencukur bulu kemaluan, memotong kuku dan memendekkan kumis”. Dan menurut sunah juga tidak diperbolehkan  membiarkan lebih dari 40 hari , sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim dari Anas bin Malik r.a yang berkata:” kami diberi waktu dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencukur bulu ketiak dan bulu kemaluan agar tidak dibiarkan lebih dari 40 hari”.

Dari hadist tersebut dapat disimpulkan,  kita diperbolehkan membiarkan tidak mencukur bulu kemaluan dengan waktu tidak melebihi dari 40 hari, jika lebih maka tidak diperkenankan.

Banyak wanita yang mengaku muslimah, tetapi justru merasa senang dan menikmatinya  jika suaminya tidak mencukur bulu kemaluannya. Seharusnya para wanita selain mencukur bulu kemaluannya, juga mengingatkan suaminya untuk melakukan hal yang sama, karena nabi menganjurkan hal tersebut. Sesungguhnya diantara perangai sunah fitrah adalah membersihkan badan dan memperhatikan juga orang yang dipergaulinya.

Dari hasil penelitian para pakar kesehatan didapatkan hasil bahwa banyak manfaat  yang didapat dari mencukur bulu kemaluan yaitu:

  • Dengan mencukur bulu kemaluan akan membersihkan tempat yang  lembab dan tempat berkembang biaknya  bakteri (yang menyebabkan gatal-gatal, bengkak dan kemerahan)
  • Tungau/kutu kelamin tidak dapat bersarang jika  rambut kelamin selalu pendek.
  • Partikel kotoran dan sel-sel kulit mati mudah dibersihkan sehingga mencegah timbulnya bau tidak sedap.
  • Rambut kelamin yang tebal akan mehalangi air pembasuh sampai ke organ intim sehingga mengurangi kebersihannya.

Untuk mencukur bulu kemaluan ada hal-hal yang harus diperhatikan yaitu:

  • Perhatikan kebersihan dari pisau pencukur
  • Lakukan pencukuran secara hati-hati agar tidak menimbulkan luka dan lecet.

Agama sudah memberikan anjuran agar kita menjaga kebersihan badan termasuk organ vital kita. Dan para pakar kesehatan juga telah membuktikan kebenaran dari anjuran tersebut.

Wahai para wanita jika anda mengaku mencintai nabi maka buktikanlah dengan selalu memelihara sunahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Comment Closed: Manfaat dan Cara Merawat Rambut Kemaluan Yang Sering Dilupakan

Sorry, comment are closed for this post.