Menu Click to open Menus
Home » Keluarga » Pernikahan » Khadijah ra. Teladan Istri Sejati

Khadijah ra. Teladan Istri Sejati

(25162 Views) March 21, 2014 2:07 am | Published by | No comment

Khadijah ra. Teladan Istri SejatiRumah tangga Rasulullah Saw. dengan Siti Khadijah ra. adalah puncak keteladanan hubungan suami istri dalam membangun dan mengelola rumah tangga. Jarak usia dua manusia suci itu, yang terpaut 15 tahun, dengan Siti Khadijah ra. yang lebih tua, tidak mejadi hambatan. Bahkan Rasulullah Saw dan Siti Khadijah ra, bisa saling mengisi.

Kematangan Siti Khadijah ra. benar-benar tampak saat Rasulullah pertama kali menerima wahyu. Atau saat rasulullah Saw dimusuhi, bahkan akan dibunuh oleh kaumnya sendiri, Siti Khadijah ra. tampil bukan hanya sebagai pembela dan pelindung Suaminya, tapi juga penghibur dan pemberi semangat. Kata-katanya yang lembut tapi tegas seperti setetes air yang menyejukkan jiwa yang resah dan menjadi inspirasi untuk menciptakan sebuah karya besar; peradaban adi luhung.

Dengarlah apa yang dikatakan Siti Khadijah ra. kepada suaminya sesaat setelah suaminya menerima wahyu pertama dan masih dalam keadaan ketakutan: ” Ya Abul Qasim! Allah melindungi kita, tenangkan dan mantapkan hatimu! Demi Allah, yang nyawaku berada di tangan-Nya, aku berharap engkau menjadi nabi bagi ummat ini. Allah sama sekali tidak akan menistakan engkau! Engkau adalah orang yang selalu menjaga baik hubungan silaturrahim, selalu berbicara benar, sanggup dan sabar menghadapi kesukaran, hormat kepada tamu dan menolong orang-orang yang berada di atas jalan kebenaran!”.

Adakah kata-kata yang lebih indah daripada kata-kata dukungan yang tulus dari seorang istri kepada suaminya yang sedang menghadapi suasan batin yang hebat? Dan Siti Khadija ra. adalah orang yang pertama kali menyatakan beriman kepada Kerasulan Muhammad Saw. Ini adalah spirit yang besar bagi Rasulullah Saw dalam mengemban misi suci dari Allah Swa.

Kewibawaan dan sifat-sifat mulia Rasulullah Saw membuat rumah tangga beliau seperti bahtera yang dikemudikan oleh nahkoda yang cakap dan mengerti betul seluk-beluk samudra dan arah mata angin. Kendati kapal mereka sedang dihantam gelombang besar dengan angin puting beliung yang siap menghancurkan, tapi Sang Nahkoda, bisa selamat membawa kepalanya mengarungi samudra luas yang ganas.

Dan Apakah yang dikatakn Rasulullah Saw tentang istri tercintanya, Siti Khadijah ra? Dengarlah sabda beliau Saw:

“Allah tidak memberi kepadaku pengganti istri yang lebih baik dari dia (Siti Khadijah ra.). Dia beriman kepadaku di kala semua orang mengingkari kenabianku. Dia membenarkan kenabianku di kala semua orang mendustakan diriku. Dia menyantuni diriku dengan hartanya di kala semua orang tidak mau menolongku. Melalui dia Allah menganugerahkan anak kepadaku, tidak dari istri yang lain…”.

Maka wajar saja ketika Siti Khadijah ra. wafat, Rasulullah Saw merasa sangat terpukul dan sedih. Puluhan tahun beliau hidup bersama istrinya tercinta dalam susah dan senang. Siti Khadijah ra., bangsawan yang terhormat itu, lebih memilih hidup menderita bersama suaminya dalam ridho Allah Swt, dan meninggalkan semua kesenangan dunia. Hartanya yang melimpah ruah habis dihibahkan untuk kepentingan memperjuangkan penegakkan risalah yang dibawa suaminya, Muhammad Saw. Rumah tangga Rasulullah Saw dengan Siti Khadijah ra pas sekali disebut Baiti Jannati, Rumahku adalah Surgaku.

Lalu bagaimana rumah tangga Rasulullah Saw dengan Siti ’Aisyah ra.?

Incoming search terms:

No comment for Khadijah ra. Teladan Istri Sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published.