Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Keluarga » Ini 3 Tips Sederhana Membangun Keluarga yang Harmonis Secara Islami

Ini 3 Tips Sederhana Membangun Keluarga yang Harmonis Secara Islami

(694 Views) July 28, 2015 5:35 pm | Published by | Comments Off on Ini 3 Tips Sederhana Membangun Keluarga yang Harmonis Secara Islami

Mungkin kita sudah sering mendengar ungkapan harmonis dalam keluarga. Tapi, sudah benar-benar tahukah kita, seperti apa kriteria keluarga yang harmonis itu?

Tidak semua orang yang memutuskan untuk membina rumah tangga tahu dan mengerti bagaimana cara menciptakan hubungan yang baik dalam rumah tangganya. Ada banyak sekali sebab yang menjadi alasannya. Dari hal yang sepele karena kurangnya pengetahuan dan pendidikan tentang keluarga yang bahagia secara islami itu seperti apa, hingga kesalahan membangun niat saat menikah.

Perlu kita ketahui bersama, belum tentu keluarga yang selalu menampakkan senyum saat berada di depan orang lain itu sudah bisa disebut keluarga yang harmonis, tentu saja kita tidak boleh berprasangka buruk tentang hal tersebut ya..

Lalu, bagaimana sih cara mmembangun keluarga yang harmonis dalam pandangan islam itu? Berikut adalah point-point yang sedeerhana namun penting yang mungkin perlu kita ketahui bersama untuk menilai, sudahkan keluarga kita bisa disebut harmonis?

Tips sederhana membangun keluarga harmonis dan bahagia secara Islami

  • Komunikasi/hubungan yang baik sesama anggota keluarga

Cara yang pertama adalah, kita bisa melihat bagaimana antar anggota keluarga kita berkomunikasi. Sebab, dengan adanya komunikasi di dalam rumah, akan sangat banyak manfaatnya, terlebih jika kita sebagai orang tua, tentu saja berkomunikasi kepada anak-anaknya sangat dibutuhkan. Dengan adanya komunikasi dan hubungan baik tersebut, dalam sebuah rumah tangga, tidak akan ada yang disembunyikan dan InsyaAllah jauh dari kebohongan.

Sebagai contoh, sang istri harus selalu berkomunikasi dalam hal apapun dengan suaminya. Baik itu masalah keuangan, masalah pemikiran atau masalah anak. Kemudian, sang ibu juga harus mengontrol anak-anak mereka dengan cara yang menyenangkan untuk memancing pembicaraan anak. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara seperti bermain bersama atau bertukar cerita kesukaan mereka. Dengan atau tanpa kita sadari,  upaya-upaya tersebut akan menjaga keluarga agar tetap harmonis.

  • Menjaga kejujuran

Dalam sebuah keluarga, banyak orang yang mengupayakan bagiamana cara agar keluarga mereka tetap harmonis. Namun ada juga keluarga yang sudah memiliki keharmonisannya sejak pertama kali keluarga itu di bangun. Salah satu penyebab ketidakharmonisan sebuah keluarga adalah tidak terbukanya antara satu denggan yang lainnya. Kejujuran sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan ini termasuk kehidupan keluarga.

Sebagai contoh, kehidupan antar suami istri merupakan hubungan yang sulit untuk di tebak. Pasalnya, diantara keduanya memiliki sikap dan watak yang berbeda. Berkata dan bersikap jujur kepada suami/istri itu tidak mudah, terlebih jika menyangkut kebiasaan buruk yang tidak kita sukai. Dalam menyatakan kejujuran ini, perlu diterapkan tips khusus untuk membicarakannya, yaitu seperti saat akan tidur bersama, karena dalam waktu tersebut, suami/istri sedang dalam mood yang baik.

Ingat, ketika sekali saja kita berbohong akan satu hal kepada suami/istri, selamanya kebohongan itu akan bertambah karena untuk menutupi kebohongan yang pertama.

Tips mengajarkan anak-anak untuk selalu bersikap jujur

Orang tua adalah cerminan anak, apa yang dilakukan orang tua akan dilakukan juga oleh sang anak. Mengajarkan kejujuran kepada anak harus dimulai sejak dini dan dari hal yang paling sederhana. Mungkin kita sudah sangat biasa dengan kebiasaan orang tua “membohongi” anak. Misalnya, saat orang tua akan pergi bekerja dan anak mau ikut, dengan mudahnya orang tua bilang “Ayah pergi cuma sebentar nak, mau usir kucing di depan itu lo” sering tidak kita mendengar hal itu?

Padahal, jika kita sadar, hal tersebut menurpakan sebuah kebohongan. Dan itu kelak nanti akan ditiru oleh anak-anak kita. Selalulah berkata jujur, meski nanti anak akan menangis.

  • Menjaga Senyum

Arti keluarga harmonis menurut islam sudah pasti berbeda dengan keharmonisan yang ada di kalangan masyarakat umum. Dalam islam, tersenyum sudah dianggap sebagai sedekah kita kepada orang lain termasuk juga sesama anggota keluarga. Sebagai contoh, suami yang selalu tersenyum kepada istri dan anak-anak mereka, akan jauh lebih dekat dari pada suami yang pendiam dan tidak banyak bicara. Begitu juga dengan istri, coba kita pikirkan.. Lebih disayang mana istri yang selalu memberikan senyum kepada suaminya atau istri yang memasang muka asam setiap saat. Ya… Meski seumpama uang belanja kurang menurut istri, jadi jangan melepas senyum dari bibir kita. Ingat ya.. Rezeki Allah sudah mengatur kok hehe.

Lalu, bagaimana cara menjaga agar keluarga tetap bahagia dan harmonis menurut islam versi anda?

Comment Closed: Ini 3 Tips Sederhana Membangun Keluarga yang Harmonis Secara Islami

Sorry, comment are closed for this post.