Menu Click to open Menus
Home » Keluarga » Pendidikan Anak » Cara Membentuk Karakter Anak Sholeh

Cara Membentuk Karakter Anak Sholeh

(1914 Views) September 2, 2015 7:21 am | Published by | Comments Off on Cara Membentuk Karakter Anak Sholeh

Jika kita membuka diri dan menelaah kembali bagaimana kita berterima kasih kepada orang tua, kita akan menemukan banyak kekurangan dan kehilafan termasuk juga lupa berdoa untuk mereka. Lalu apakah itu berarti bahwa kita bukan orang yang mencintai orang? Mungkin demikian adanya, walaupun kita mati-matian mengatakan bahwa “kita mencintai orang tua kita,” namun pada kenyataannya kita sering melupakannya di dalam doa.

Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, bawah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya:

“Jika anak adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak soleh yang berdoa kepadanya.” Hadits riwayat Muslim.

Demikian pentingnya doa seorang anak sehingga bisa mengalirkan pahala untuk kedua orang tuanya, bahkan setelah kedua orang tuanya meninggal sekalipun.
Kembali, jika kita lebih terbuka, apakah kita sudah mendoakan orang tua setiap hari atau setiap selesai sholat? Atau diwaktu-waktu yang lain. Gambaran yang ada pada diri kita juga tidak mustahil apabila akan kita temukan nanti pada anak-anak kita. Apabila kita tidak mendidik anak anak untuk menjadi anak yang soleh, dari mana kita akan mendapatkan doa?
Setiap hari kita disibukkan oleh berbagai kegiatan yang rata-rata lebih banyak untuk mencari harta benda dibandingkan dengan untuk beribadah.

Bayangkan, ibadah sholat saja kadang tidak lebih dari 5 menit atau 7 menit. Jika dikalikan dalam satu hari 7 x 5 maka hanya 35 menit saja untuk sholat. Ditambah dengan berzikir dan berdoa mungkin 10 hingga 15 menit setelah sholat maka yang kita dapatkan secara total kurang lebih 35 menit + 75 menit = 110 menit. Itu artinya kurang dari 2 jam. Padahal jika kita pikir lagi, dalam satu hari ada 24 jam. Betapa sedikit kita beribadah dan mengingat Allah.

Membentuk Karakter Anak Sholeh

Membentuk karakter pribadi anak yang memiliki sifat birrul walidain yaitu anak yang bisa menjadi harapan untuk mendoakan orang tua membutuhkan proses yang panjang, penuh ketekunan dan juga kesabaran.

Pembentukan karakter tersebut tentu saja tidak bisa kita serahkan begitu saja kepada ustadz, guru atau orang lain karena tanpa adanya kontrol dan contoh dari orang tua, pembentukan karakter tersebut kebanyakan akan sia-sia.
Saya yakin bahwa tidak sedikit dari kita yang rindu terhadap anak dengan kepribadian birrul walidain yang akan menjadi penyejuk di dunia maupun setelah mati.

Anak yang sholeh saat hidup di dunia akan selalu mencoba memberikan yang terbaik dan membahagiakan orang tuanya, baik dengan sikapnya maupun dengan doa-doanya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, yang artinya:

“Berbuat baiklah (berbaktilah) kamu kepada kedua orang tuamu niscaya (kelak) anakmu akan berbuat baik berbakti kepadamu.”

Oleh sebab itu, dibutuhkan contoh yang baik dari kedua orang tua dalam menyayangi dan mendoakan orang tua mereka sehingga anak pun akan mendapatkan contoh dan pendidikan mengenai bagaimana cara berbakti. Karena tentu saja pendidikan seorang anak dan proses membentuk kepribadian anak tidak bisa dilakukan setengah-setengah.

Imam Al-Ghazali pernah berkata: “Seorang anak adalah amanah (titipan) bagi orang tuanya, hatinya sangat bersih bagaikan mutiara, jika dibiasakan dan diajarkan sesuatu kebaikan, maka ia akan tumbuh dewasa dengan tetap melakukan kebaikan tersebut, sehingga ia mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.”

Semoga bermanfaat, Wallahu a’lam bishowab.

Incoming search terms:

Comment Closed: Cara Membentuk Karakter Anak Sholeh

Sorry, comment are closed for this post.