Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Kajian » Bagaimanakah Pandangan Hukum Kebiri Dalam Islam

Bagaimanakah Pandangan Hukum Kebiri Dalam Islam

(97 Views) July 30, 2017 3:12 am | Published by | Comments Off on Bagaimanakah Pandangan Hukum Kebiri Dalam Islam

Sekarang ini kasus pemerkosaan atau pencabulan sedang merajalela di Indonesia yang membuat pemerintahmemutar otak agar pelaku bisa jera dengan perbuatan mereka. Terlebih lagi, sekarang ini selain pemerkosaan juga ada pelaku pedofilia yang meneror anak-anak generasi penerus. Tentu pemerintah ingin para pelaku ini benar-benar kapok dengan perbuatannya tersebut. Oleh karena itu, sekarang ini ada usulan untuk memberikan hukum kebiri bagi pelaku pencabulan. Namun, pemberian hukuman itu tidak serta merta disetujui karena hukuman tersebut belum tentu membuat jera para pelaku. Lalu, bagaimanakah Islam memandang hukuman Kebiri? Hukum Kebiri Dalam Islam ada beberapa perbedaan pendapat yang wajib diketahui agar umat islam paham tentang hukum ini.

Pandangan islam tentang hukum Kebiri dalam buku-buku klasik

Ada beberapa pendapat tentang hukum kebiri menurut islam yang perlu kita ketahui agar tidak salah dan bisa menghormati dengan perbedaan tersebut. Dalam buku klasik, islam mengharamkan hukum kebiri pada manusia. Diantara yang memiliki pendapat tentang haramnya hukum kebiri adalah imam ibnu hajar al asqalani dalam fathul bari, Imam Qurthubi dalam Al Jami’ li Ahkam Al Qur’an, Imam Shan’ani dalam subulus Salam, serta ulama-ulama fiqih klasik lainnya. Bahkan ulama fiqih terdahulu menyebutkan bahwa hukum kebiri adalah haram dan sudah menjadi ijma para ulama terdahulu.

Selain ulama klasik beberapa ulama kontemporer juga melarang atau mengharamkan hukuman kebiri. Beberapa ulama kontemporer yang mengharamkan hukum kebiri adalah dari kalangan PP Muhammadiyah, Asosiasi Pondok Pesantren Jawa Timur, Hizbut Tahrir, dan ulama kontemporer lainnya. Ulama kontemporer tersebut berdalil bahwa pengharaman hukum kebiri ada kaitannya dengan mengubah fisik manusia, melanggar HAM, dan melahirkan jenis hukum baru yang belum dikenal dalam konsep hukum islam. Oleh karena itu, Hukum Kebiri Dalam Islam memang berbeda didalam islam hukuman bagi pemerkosa adalah dicambuk 100 kali atau dirajam sampai mati. Ada beberapa hadis sahih yang mendukung pelarangan kebiri.

Pembolehan Hukum Kebiri Dalam Islam

Berbeda dengan ijma ulama terdahulu, ada pula sebagian ulama islam di Indonesia yang membolehkan tentang hukuman kebiri. Hukum kebiri menurut Islam yang kedua ini diperbolehkan karena adanya beberapa alasan menyangkut kemaslahatan umat. Ulama yang setuju tersebut berpendapat bahwa jika hukuman dikebiri diberlakukan bisa membuat jera pelaku, hakim bisa berijtihad saat memberikan hukuman dengan memberikan pertimbangan kemaslahatan umat. Hal itu merupakan pendapat dari Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, KH Cholil Nafis.

Namun pada umumnya, Hukum Kebiri Dalam Islam memang tidak diperbolehkan/ haram karena didalam islam sudah mengatur sediri tentang hukuman bagi tindakan pelecehan seksual/ pemerkosaan/ zinda/ homoseksual/ lain sebagainya. Meskipun berupa suntik kimia, cairan tersebut bisa mengubah hormon testosteron menjadi estrogen. Hal ini bisa mengakibatkan laki-laki bisa berpenampilan menyerupai wanita sehingga hal itu juga tidak diperbolehkan.

Hukum Kebiri Dalam Islam memiliki perbedaan pendapat karena pada Islam sudah memiliki hukum sendiri tentang pelaku yang berkaitan dengan kejahatan seksual.

Comment Closed: Bagaimanakah Pandangan Hukum Kebiri Dalam Islam

Sorry, comment are closed for this post.