Menu Click to open Menus
Home » Kisah » Akhwat Dan Ikhwan

Akhwat Dan Ikhwan

(240 Views) March 6, 2017 2:51 am | Published by | Comments Off on Akhwat Dan Ikhwan

Saat di universitas, kita tidak hanya disibukkan dengan pekerjaan kuliah yang setumpuk, tapi juga diantara kita lebih banyak mengaktualisasikan teori kuliah dalam organisasi. Mungkin kita terkadang bingung dengan berbagai macam istilah yang mengidentitaskan background organisasi tertentu. Salah satunya adalah akhwat dan ikhwan. Saat mendengar kata ini, mungkin diantara kita langsung mengacu pada mahasiswa yang bercelana pendek atau perempuan berkerudung plus cadar.

Akar kata dari bahasa Arab

Sebelum mengulik lebih dalam, ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan akhwat dan ikhwan. Jika melihat konstruksi bahasa ini, akhwat adalah kata yang berasal dari bahasa arab dari bentuk mufradad dan bergender perempuan jamak. Adapun konstruksi tunggalnya adalah ukhti (saudara perempuan). Sebaliknya, ikhwan adalah mufrada dengan bentuk jamak yang merujuk pada laki-laki. Adapun bentuk tunggalnya adalah akhi (saudara laki-laki). Mungkin kita sering mendengar kalimat ini saat ini di kampus. Terang saja, organisasi ini setara dengan perkumpulan HMI, PMII atau pun yang lain. Hanya saja, mereka tidak mempunyai panggilan keakraban sebagaimana organisasi KAMMI.

Kedua, fungsi lain panggilan akhwat dan ikhwan juga ditujukan bagi civitas dakwah yang belum saling mengenal. Dengan cara panggil ini, kita dapat mengakrabkan diri sesama pendakwah. Terakhir, sebutan ikhwan dan akhwat ini juga digunakan dibeberapa pesantren. Bagi kalangan santri, panggilan ini mempunyai rasa persaudaraan bahwa mereka berjuang di jalan yang sama dengan tujuan yang sama pula. Organisasi yang satu ini bukan sekedar perkumpulan mahasiswa belaka, namun juga menjaga akidah keislaman. Mengenakan fashion yang demikian itu bukan tanpa alasan. Ikhwat sejatinya adalah perempuan yang menjaga aurat mereka dari orang luar yang bukan makhromnya. Terlebih, terdapat sabda bahwa perempuan yang menutup auratnya akan terhindar dari perkara buruk.

Sebutan untuk keakraban

Sedangkan pakaian ikhwan sangat terkenal dengan celana sebatas mata kaki. Fungsinya untuk menghindarkan kotoran ataupun najis yang ada di jalan. Sehingga, waktu menunaikan ibadah seperti sholat ataupun yang lain, ibadah akan semakin khusuk. Lebih lanjut, ada pula riwayat yang menyatakan bahwa abu sufyan pernah bertawaf di ka’bah dengan baju ikhram menutupi tumit. Mendengar kabar tersebut, Sang Rasul menyatakan bahwa orang yang menggunakan baju dengan ukuran demikian tidak akan masuk surga. Berdasarkan sabda tersebut, sebagai ikhwan, kita harus berhati-hati dalam menjaga pakaian kita dari benda yang membatalkan ibadah ubudiyah dan juga berhati-hati supaya terhindar dari adzab api neraka. Dengan dalih ini, tentu saja penggunaan pakaian sehari-hari yang demikian sangat bermanfaat akhwat dan ikhwan

Ciri-ciri akhwat dan ikhwan

Meskipun tidak ada ciri pasti mengenai bagimana dandanan maupun kelakuan akhwat dan ikhwan secara paten. Namun ada beberapa hal yang selalu melekat dan harus dimiliki oleh akhi dan ukhti. Pertama, mereka adalah orang yang menjaga sunnah Rasul dan mengikuti perintah-perintah Allah. Bukan sekedar dari perawakan, dan tampilan tapi juga watak islami. Kedua poin ketaatan tersebut tidak hanya dijalankan secara tebang pilih, tapi harus istiqamah.

Kedua akwat dan ikhwan juga terkenal dengan persaudaraan yang sangat kental. Sehingga kita tidak perlu mengkhawatirkan jika tidak mendapatkan pertolongan. Dengan label persaudaraan ini, kita menjadi leluasa dalam menjalani hidup. Semua perkara, ujian, maupun cobaan dapat ditanggulangi secara bersama-sama. Bahkan urusan jodoh. Tanpa melepas doa yang dipanjatkan sehari-hari. Mereka sering juga mendapatkan kesempatan saling mengenal hingga diakhiri dengan proses khitbah dan pernikahan.

Tags: ,
Categorised in:

Comment Closed: Akhwat Dan Ikhwan

Sorry, comment are closed for this post.