Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Fashion » 4 Cara Berhijrah Bagi Muslimah

4 Cara Berhijrah Bagi Muslimah

(284 Views) February 19, 2017 9:49 am | Published by | Comments Off on 4 Cara Berhijrah Bagi Muslimah

Sudah bertahun-tahun menjadi penganut agama Islam, namun ternyata tidak memahami Islam menyeluruh.Hal ini dapat dimaklumi di zaman yang serba modern ini.Segala hal dapat dibuat dan didapat secara realistis.Kebutuhan duniawi menjadi prioritas dibandingkan ukhrawi.

Ada beberapa orang yang terus merasa pengetahuan agamanya sangat dangkal. Dan karena itulah ia tak pernah berhenti mempelajari agamanya. Dalam bahasa ringannya, berhijrah.Berpindah dari satu titik menuju titik lain yang lebih baik, lebih aman dan lebih menjamin. Begitu juga dengan agama seseorang, proses berhijrah akan terus ada selama orang tersebut merasa ilmunya belum cukup.

Berhijrahnya muslimah dengan muslim sedikit berbeda. Seorang muslim cukup merubah sikap dan membuktikan keimanannya. Namun muslimah melakukan hal tersebut ditambah merubah caranya mengenakan pakaian. Mulai dari pemilihan bahan kain hingga bagaimana ia memakainya.

Muslimah yang menyadari kesalahan-kesalahannya, kemaksiatan serta banyak dosanya di masa lalu yang dilakukan dengan sadar tanpa rasa bersalah yang kemudian ingin bertobat masih memiliki harapan.Para muslimah dapat memulai bertobat nasuha sesuai cara yang diajarkan oleh agama Islam. Selanjutnya mulai berhijrah sebagai bukti kesungguhan tobatnya.

Atau kadang-kadang kita sebagai muslimah menyadari yang dilakukannya salah, ingin berubah tetapi bingung harus memulai dari mana. Karenanya saya telah menyajikan tips yang akan membantu sahabat muslimah menyelesaikan kebingungan cara berhijrahnya.

  1. Niat

Seorang muslimah yang akan berhijrah harus telah memenuhi persyaratan yang pertama ini. Hijrah yang berpindah dari gaya satu ke gaya lainnya tidak akan dapat dilaksanakan apabila tidak ada niat dalam hati. Niat yang hadir di hati pun harus ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

Jika proses berhijrah dilandasi oleh keterpaksaan, hasilnya tidak akan memuaskan. Yang ada malah menyusahkan dan mengekang orang yang berhijrah.Memang benar hidayah diberi oleh Allah SWT. Namun sebagai manusia yang telah memiliki niat kuat, hidayah akan menjadi sasaran. Sehingga ia terus mengejar sampai Allah memperkenankannya mendapat hidayah.

Misalkan saja sahabat muslimah dilahirkan di keluarga yang memegang erat tradisi agama Islam.Dalam diri sahabat ada keinginan keras bersekolah di sekolah umum.Namun dari pihak keluarga memaksa sahabat masuk ke pondok pesantren.Akibat menuruti paksaan ini, sahabat mengikuti setiap pelajaran di pesantren dengan malas.Atau malah terbesit pikiran melarikan diri.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan pemaksaan berhijrah.Tetapi ditakutkan terjadi tindakan-tindakan yang tidak diinginkan dari orang yang dipaksa. Memang di depan yang memaksa, ia berhijrah. Namun di belakangnya, ia kembali menjadi dirinya sendiri.

Jangan pula muslimah berhijrah karena cinta sesaat. Contohnya saja dikarenakan pacar menyuruh sahabat muslimah tampil dengan hijab, mengerjakan sholat dhuha, sholat tahajud dan puasa sunnah lantas sahabat langsung melaksanakannya. Pada saat hubungan merenggang, rasa malas kembali muncul.Akhirnya sahabat berhenti mengerjakan amal-amal shalih. Sungguh disayangkan bukan ?.

  1. Menyucikan Diri

Menyucikan diri bukan berarti sok suci.Setiap wanita harus dapat menempatkan diri dengan baik.Jika kita benar-benar niat ikhlas ingin berhijrah, kita harus memulai langkah pertamanya.

Membersihkan diri berarti memastikan diri kita bersih dari segala zat yang dapat menodai keimanan maupun kesucian raga.Menyucikan jiwa dan keimanan maksudnya yaitu berusaha mendapatkan segala kebutuhan hidup dari jalan yang benar. Karena untuk membela kebenaran, orang tidak dibenarkan menggunakan cara yang dilarang. Malah hanya akan merusak kesucian jalan hijrahnya saja.

Bagi para wanita muslimah yang masih menyukai hidup mewah dengan sering berbelanja di pusat perbelanjaan modern bolehlah mulai membatasi diri.Tidak semua label yang terpajang di pusat perbelanjaan modern selalu mengandung zat halal 100 %. Ada beberapa makanan modern yang disajikan dengan kandungan babi tanpa pemberitahuan sebelumnya.Karena itu lebih baik mencegah daripada mengobati.Lebih baik menghindari daripada menanggung akibatnya.

Tentu saja rezeki dan makanan ada hubungannya dengan proses muslimah berhijrah. Hijrah tidak akan sukses apabila Allah tidak memberikan hidayahNya. Padahal hidayah tidak dapat menembus orang-orang yang dengan sengaja menutupi pintu hatinya.Terlalu dilenakan dengan dunia yang super mewah hingga jarang bersyukur menjadi salah satu penyumbat datangnya hidayah.

Sumbatan hidayah dapat sahabat muslimah rasakan sendiri.Apakah sahabat masih merasa keberatan melaksanakan sholat tahajud di sepertiga malam atau pasti mengantuk ketika membaca Al Qur’an.Itulah salah satu tanda hati tertutup.

Selain faktor cara memperoleh zat yang masuk ke dalam tubuh kita, hidayah juga dapat terhalangi apabila hati kita sendiri masih kotor. Kotornya hati kita dibuktikan dengan masih adanya rasa iri, dengki, dendam, atau benci pada orang lain. Lebih baik segera disampaikan dengan baik segala uneg-uneg sahabat.Daripada menjadi penyakit hati dalam waktu panjang, lebih bagusnya segera diakhiri dengan saling meminta maaf dan memaafkan.

  1. Mencari Motivasi

Keinginan berhijrah hanya akan menjadi keinginan tanpa adanya motivasi kuat untuk tetap istiqomah. Berubah satu hari atau seminggu bisa saja dilakukan oleh hamper setiap muslimah. Namun terus menjadi muslimah ideal di mana saja, kapan saja dan bagaimana saja keadaannya akan menjadi tantangan tersendiri.

Motivasi dapat diperoleh melalui teman-teman seperjuangan.Karenanya banyak-banyaklah berkumpul bersama teman senasib yang ingin berhijrah.Buatlah komitmen untuk terus istiqomah dan saling mengingatkan jika ada yang bosan atau lelah.Dengan begitu, konsistensi sahabat muslimah dalam berhijrah dapat terjaga stabil.

Cara lainnya yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.Memperbanyak dzikir agar hati menjadi tenang, memperbanyak membaca Al Qur’an beserta terjemahnya agar makna Al Qur’an dapat ditangkap.Di dalam Al Qur’an terdapat banyak kisah yang menyentuh hati.Kadang kala beberapa kisah dapat menjadi petunjuk problematika kehidupan muslimah.

  1. Menyegerakan

Sebuah hadits nabi menyuruh kita menyegerakan segala sesuatu yang baik.Termasuk juga proses berhijrah yang membutuhkan banyak tenaga dan keberanian. Ocehan, komentar dan dukungan sudah pasti akan mewarnai perubahan setiap muslimah yang berhijrah.

Tantangan-tantangan ke depan memang harus dihadapi dengan bijak. Jangan terus takut dengan cap yang diberi oleh orang lain. Sebisa mungkin segerakanlah proses berhijrah karena kita sendiri tidak dapat menjamin esok hari kita masih diberi kesempatan bernafas lagi.

Comment Closed: 4 Cara Berhijrah Bagi Muslimah

Sorry, comment are closed for this post.